CLBK

Ruang kelas 12IPA sebuah SMA di Bandung.
Niken : “faris, hari ini aku berangkat. Aku berharap semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat.”
Faris : “Ay, (sambil memegang tangan si gadis) apa kita mesti putus kyk gini?”
Niken : “kita kan udah bahas panjang lebar kemaren. Terlalu banyak perbedaan yang tidak bisa diterima antara kamu dan aku.. lagipula aku akan kuliah di luar negri-kan, akan semakin sulit untuk menjalani hubungan ini.”
Faris : (terdiam menunduk, dan perlahan melepas genggaman.)
Niken : “Jika memang kita jodoh, suatu hari pasti kita bisa bertemu lagi.” (Tersenyum, sangat manis)
Faris : (Tersenyum)
Kedua mata mereka saling memandang, sesekali berkaca2 menahan sedih. sebelum akhirnya mereka harus berpisah.

(7 tahun kemudian…)
Assa : “woy.. masih pagi udah ngelamun aja” (mengaggetkan faris yg sedang melamun dimeja kantornya”
Faris : “eh As, gw lagi keingetan mantan nih. udh ga pernah ada kabar lagi selama 7thn. Gimana kabarnya.”
Assa : “ciee yg lagi galau, eh gw mau ngenalin lu sama orang baru nih. Dia baru gabung hari ini, lagi ke toilet. Bentar lagi muncul.”
Faris : (tidak terlalu mempedulikan Assa ngomong apa.)
*10 menit kemudian*
Assa : “Ris, kenalin ini konsultan kita yang baru.”
Faris : (menoleh ke arah Assa) Niken!

–Bersambung

Next : 2, 3,

Satu pemikiran pada “CLBK

  1. Akhirnya mulai nulis lagi, ini kayak cerita fiksi tapi beberapa udah ada yang ngalamin kejadian ini dalam kehidupan nyata.
    CLBK -> itu awal yang baru untuk memulai segalanya, karena masing – masing sudah mengetahui akan perbedaan yang dulu menjadi penghalang. So pasti akan selalu ada perbedaan, karena itulah kehidupan. Ketika merasa berbeda kita akan berusaha menjadi pelengkap dari pasangan kita. Toh kenapa semua ini diciptakan berbeda tidak lain agar bisa saling melengkapi. Apa jadinya kalau pensil dan penghapus diciptakan sama? apa mungkin penghapus masih akan menjadi penghapus.
    CLBK mungkin hanya memiliki probablitas 30 % dalam kalkulasi manusia, 50 % campur tangan Tuhan, dan 20 % adalah CINDAHA (Cinta Dalam Hati). Tuhan tidak akan berlaku tidak adil terhadap 50 % kehendaknya yang biasa kita sebut Takdir/Jodoh karena dia tahu yang terbaik bagi mahluk yang dkasihinya.
    Gak sabar nunggu kelanjutannya, kata – kata adalah doa “Just want to be a better person and walk my life in my own way” Amien.

    Be well,

    – md

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s