CLBK (8)

Prev : 12, 3, 4, 5, 6, 7

Pagi hari di kantor

Assa       : “Ris.. ris.. buruan siap2 pak bos udah balik, ngajak rapat dadakan hari ini.” Menghampiri Faris yang masih lenyeh – lenyeh di bilik kantornya, kemudian mereka berdua menuju ruang meeting.

Sesampainya diruang meeting, sudah banyak staff – staff penting dalam ruangan tersebut, memang Assa dan Faris sudah lama bekerja di perusahaan tersebut sehingga memiliki cukup kedudukan. Termasuk Niken juga ada disitu. Niken adalah head cosultant di perusahaan itu.

Faris       : “As, gw sedikit berpikir untuk resign.” *dengan suara setengah berbisik.

Assa       : “Hahhh, kenapa.” Balas Assa cukup keras, membuat Niken menoleh.

Faris       : “Ah elo lebay banget, liat tuh Niken yang jauh aja sampe nyelinguk kesini. Tar aja deh ngobrolnya abis rapat.”

Pak Bos : “Terimakasih semuanya telah datang. Hari ini ada dua pengumuman yang ingin saya berikan. Yang pertama adalah, ucapan terimakasih saya kepada tim atas kerja kerasnya project besar kita telah berhasil selesai. Terutama kepada Ibu Niken selaku project lead.”

*prok..prok.. prok..” Suara tepuk tangan menggema di se-isi ruangan.

Niken yang tersenyum manis, hari itu terlihat cantik dengan menggunakan pakaian casual. Membuat Assa dan Faris tidak hentinya memasang perhatian padanya. Faris yang menyadari perhatian Assa pada Niken kembali teringat dengan sebuah pertanyaan.

Faris       : “As lu suka yah sama Niken?”

Assa       : “Ya iyalah, semua orang juga suka kali sama Niken. Orangnya baik banget dan cantik lagi.”

Faris       : “Lu lagi modus deketin dia yah.” Kembali bertanya

Assa       :”Dulu iya sekarang engga ris, doi dah punya cowo denger – denger.”

Faris       : Oh… *padahal dalam hati kaget bangettt… (t nya ada 3!)*

Dalam hati Faris : “Hahh… mungkin ini alasannya kenapa selama ini dia jaga jarak.

Pak Bos : “Pengumuman yang kedua adalah, terimakasih kepada Bapak Faris atas kerja kerasnya selama ini dan sudah saatnya Bapak Faris menjadi manager. Mulai bulan depan, saya berharap bapak Faris dapat mengisi kekosongan posisi manager dalam divisi project intgerated. *prok…prok..prok…* sehingga Ibu Niken, sudah bisa fokus kembali pada divisinya.” *prok.. prok.. prok…”

Setelah itu, para staff kembali ke tempatnya masing – masing, kecuali Niken dan Pak Bos yang masih ada di ruangan itu.

Niken    : “Robin… ada yang harus aku omongin sama kamu.”

3 pemikiran pada “CLBK (8)

  1. Ouw…., ngegantung lagi,
    kirain tadinya ceritanya bakal rancu, soalnya cerita yang sebelumnya ngegantung.. oh ternyata di ending jed..der bgt…
    Keren lah.. dan tetep belum bisa ketebak jg.. Semangat😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s