CLBK (9)

Prev : 12, 3, 4, 5, 6, 7, 8

Ding.. *Suara ponsel Faris berbunyi.*

Sudah larut malam begini, siapa yang mengirimkan pesan, pikir Faris dan kemudian meraih ponselnya. Ternyata pesan itu datangnya dari Niken.

BBM Niken : “Selamat ya, Pa Manager. ”

Selintas senyuman terlihat di wajah Faris, sedari tadi memang Ia sedang memikirkan gadis itu. Memang sulit orang yang sedang jatuh cinta, dalam pikirannya selalu terbayang orang yang di rindukan. Senang sih, tapi balas apa ya, pikir Faris lagi. Ah, balas singkat saja, pengen sih bales panjang tapi ga enak dia udah punya cowo lagian.

BBM Faris  : “Makasih Nik J”

Setelah mengirimkan pesan itu, kegundahan melanda pikirannya. Banyak pertanyaan yang bermunculan “Dibales ga ya..” ,“Ah pasti engga orang gw cuma kirim makasih doang..”,  “apa gw tanya lagi..”

Faris       : “Ahhhh..” sambil mengacak2 rambutnya. Sudah 15 menit Faris melototin layar ponselnya, tak ada balasan lagi dari Niken, hanya ada tanda “R” yang berarti pesan Faris sudah dibaca.

Tidak ada tanda – tanda Niken akan membalas pesannya, Faris kembali merebahkan tubuhnya di kasur dan membayangkan Niken. Teringat kembali waktu dulu, hampir setiap hari mereka bertukar pesan melalui SMS, karena jaman SMA aplikasi chatting belum banyak digunakan. Sehari mereka bisa saling mengirimkan puluhan pesan.  Faris ingat betul, mereka sama – sama menggunakan kartu tri untuk saling bertukar pesan karena pada saat itu hanya operator tersebut yang bebas mengirimkan SMS sebanyak – banyaknya. Dulu masih jamannya mengirim sms gombal, teringat salah satu pesan yang Ia kirimkan untuk Niken.

“Tau ga kenapa Tuhan ciptakan ruang kosong di antara jari-jari kamu? Supaya ketika aku menggenggammu, jari – jariku bisa mengisi ruangkosong itu.”

Faris : “Hahha konyol banget gw waktu itu..” Celoteh Faris, sambil senyum – senyum sendiri dalam kamar.

Malam sudah larut, Faris pun menutup matanya mencoba tidur. Tapi tiba – tiba saja suara BBM berbunyi. Cepat – cepat Faris memeriksa ponselnya, ternyata itu pesan dari Niken!

BBM Niken : “Lagi ngapain?”

Dalam hati Faris : “Niken, taukah kamu, aku memupuk rindu setiap kali aku mengingatmu.”

3 pemikiran pada “CLBK (9)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s