CLBK (10)

Prev : 12, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

Jumat pagi, Faris bangun lebih awal untuk datang ke kantor. Hari ini Faris berpakaian sangat berbeda dari biasanya, lebih rapi dan harum. Terlihat lebih tampan, begitu pikirnya.

Assa : “Bro, rapi banget hari ini. kencan yaaaa”. Sapa Assa kepada Faris yang baru saja duduk.

Faris : *Hanya senyum2, sambil menepuk pundak Assa*

Assa : “Ehh, malah senyum – senyum sendiri.. hahahha.. sama siapa sih?”

Faris : “Mau tau aja lu” *sambil tetep senyum*

Assa : “Kasih tau ga, kalau ga gue teriak nih biar satu ruangan pada tau.. ” bersiap – siap untuk berteriak.

Faris : “eh jangan!” *Membungkam mulut Assa dengan tangannya, khawatir Assa akan berteriak beneran, pasalnya Niken sedang ada di ruangan itu.”

Assa : “Sipaa?”

Faris : *Memeberikan isyarat untuk melihat ke arah Niken.*

Assa : “Hahh.. beneran?” sedikit kencang

Faris : “Ssst….!”

Assa : “Dia kan udah punya cowo Ris!”

Faris : “Kan itu masih gosip. Biar gw clear-in hari ini, tar gw tanyain bener2 ke dia.”

Sudah 4 bulan berlalu semenjak Faris diangkat menjadi Manager di kantornya. Semua pekerjaan berjalan dengan lancar, begitu juga hubungannya dengan Niken. Mereka sudah amat dekat, hampir setiap hari mereka saling menukar pesan via BBM dan hari ini untuk pertama kalinya, mereka berencana menghabiskan waktu makan malam bersama.

Hari ini Faris dan Niken berpapasan beberapa kali di jalan, di lift, atau di pantry, tetapi mereka mereka tidak saling bicara, hanya saling melempar lirikan dan senyuman saja. Faris sudah tidak sabar untuk menunggu malam, membayangkannya saja sudah membuat dirinya tersenyum – senyum sendiri. Kadang Ia merasa aneh, ini bukan kali pertama Ia berkencan dengan Niken, waktu masa SMA hampir setiap sepulang sekolah mereka selalu jalan bersama, tapi tetap saja kali ini rasanya ada sesuatu yang membuat hatinya berdebar lebih kencang. Teringat waktu dulu, kata – kata terakhir Niken sebelum mereka berpisah : “Kalau memang jodoh, pasti nanti bertemu lagi.”… Ahh.. Faris sudah kayak orang gila saja, dari tadi senyum – senyum sendiri!

Akhirnya malampun tiba, Niken dan Faris bersiap – siap menuju parkiran kantor (mereka memang janjian bertemu disana). Tetapi ternyata mereka berpapasan terlebih dulu di depan lift dan akhirnya menunggu lift bersama. Walaupun hanya berdua saja, masih tidak ada kata – kata yang terucap diatara mereka, hanya sebatas senyum dan tatapan yang dalam satu sama lain.

*tiba – tiba.. dari kejauhan*

Pa Bos : “Niken..!” *Faris dan Niken menoleh.”

Pa Bos : “Niken saya mau bicara sama kamu.” Menoleh kearah Faris  *Eh Ris, baru mau balik ya…”

Faris  : “Iya, Bapak sendiri belum pulang?”

Pa Bos : “Bentar lagi pulang, ngurusin ini dulu.” *Sambil mengeluarkan sesuatu..*

Pa Bos : “Gimana Niken.. undangan kita udah oke belum.” *Menyodorkan sebuah undangan bertuliskan ‘The Wedding – Robbin & Niken'”

-Bersambung

Satu pemikiran pada “CLBK (10)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s